Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Minggu, 06 Agustus 2017

Dukuh Tegallurung Sambut HUT RI Ke-72 dengan Gebyar Lampu Hias


KaBeIn, Republik Indonesia, negara kita yang tercinta ini akan berulang tahun yang ke 72. Sudah sepatutnya kita bersyukur atas kemerdekaan yang telah kita peroleh atas jasa para pahlawan.

Banyak wujud rasa syukur yang ditunjukkan warga dalam menyambut hari kemerdekaan ini. Rasa syukur yang diwujudkan tersebut biasanya suasana kemeriahan, menghias kampung, lomba, dan tentunya upacara bendera.

Antusiasme dalam menyambut hari kemerdekaan juga terasa di salah satu dukuh di wilayah kecamatan Songgom. Tepatnya di dukuh Tegallurung, Kelurahan Gegerkunci, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.


Tegallurung merupakan sebuah desa di pinggir kali Pemali dimana pertanian merupakan penopang perekonomian warga. Kalangan anak muda nya sendiri lebih memilih merantau untuk berdagang maupun ke luar negeri.

Desa yang terbagi menjadi 2 RW dan 27 RT ini juga terkenal sangat agamis, jika sore hari, anak-anak kecil lalu lalang berkangkat sekolah madrasah, orang tua mengantar anaknya mengaji, adalah pemandangan menyejukkan yang ada di desa Tegallurung. Disini juga terdapat pondok pesantren Nurul Huda, TK Alquran, madrasah dan majlis taklim. Sebuah desa yang sangat baik untuk perkembangan anak-anak.


Dalam menyambut hari bersejarah tersebut, warga Tegallurung kompak menghias kampungnya dengan lampu hias yang berkedip-kedip. Sepanjang pinggiran jalan utama dipasang lampu hias yang dililitkan pada sebuah bambu tinggi. Bambu-bambu yang sudah berlampu hias tersebut dipasang kiri dan kanan bepasangan, sehingga ketika kita lewat pada malam hari, serasa masuk dalam lorong cahaya berkedip. Sungguh sangat indah.

Ide awal gemerlap desa Tegallurung ini berasal dari bapak Solihin yang juga merupakan pamong desa. Dia menggerakan dengan memasang lebih dulu lampu hias, kemudian menghimbau dengan dor-to-dor ke setiap rumah yang ada dipinggir jalan. Solihin juga langsung membawakan bambu panjang, sehingga warga tinggal membeli lampu hias. Untuk pemasangannya sendiri, Solihin dengan senang hati membantu.


Dengan adanya lampu hias yang memenuhi sepanjang jalan, dimalam hari warga banyak yang berkumpul untuk sekedar melihat kerlap-kerlip lampu hias. Bukan hanya warga setempat saja, warga sekitar juga banyak yang sengaja berkeliling untuk menikmati pemandangan Tegallurung di malam hari.


Semakin bangga saja menjadi orang Indonesia. Semoga terus maju jaya negara tercinta kita ini. Dirgahayu Republik Indonesia ke-72.  MERDEKA.