Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Jumat, 05 Desember 2014

Olahraga Rutin Minimalkan Resiko Terkena Parkinson


KaBeIn, Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang cukup sehari-hari dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah dari penyakit Parkinson. Para peneliti dari Karolinska Institutet Swedia di Stockholm membukukan temuan mereka dalam Brain: A Journal of Neurology, setelah meneliti ribuan orang selama periode 12 tahun.

Penyakit Parkinson adalah gangguan neurologis degeneratif progresif yang terjadi akibat hilangnya sel-sel otak yang memproduksi dopamine. Biasanya penyakit ini mempengaruhi orang berusia 50 tahun ke atas.

Empat gejala utama dari penyakit Parkinson yakni gemetaran pada anggota badan, rahang dan wajah; kekakuan pada anggota badan; gerakan lambat; dan kemampuan motorik yang buruk.


Para peneliti tersebut telah menganalisis lebih dari 43.000 perempuan dan laki-laki di Swedia dengan mengikuti mereka selama lebih dari 12 tahun. Tak satu pun dari peserta mempunyai penyakit Parkinson ketika didaftar, san sekitar 300 peserta telah didiagnosis mendapatkan Parkinson pada akhir penelitian.

Pemimpin penelitian, Dr Karin Wirdefeldt, mengatakan, "Kami menemukan bahwa tingkat menengah total aktivitas fisik sehari-hari dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah dari penyakit Parkinson."

Orang-orang yang lebih dari enam jam seminggu mempunyai aktivitas fisik memiliki risiko 43 persen lebih rendah mendapatkan Parkinson dibandingkan dengan peserta yang mendapat kurang dari dua jam seminggu aktivitas fisik. Kegiatan fisik yang dilibatkan seperti tugas rumah tangga.

Para peneliti juga menemukan bahwa pria dengan tingkat olahraga menegang dalam kesehariannya mempunyai  45 persen lebih kecil mengembangkan Parkinson dibandingkan dengan mereka yang lebih rendah melakukan olahraga fisik secara keseluruhan.

Orang dengan penyakit Parkinson yang berolahraga akan lebih sehat dan mendapatkan hidup yang lebih baik dari waktu ke waktu daripada mereka yang tidak aktif.

Kegiatan olahraga aerobik dan kelenturan, kekuatan dan keseimbangan juga dapat memperbaiki gejala Parkinson.

Jadi, sudahkah Anda olahraga hari ini? (sumber:healthdigezt.com)