Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Selasa, 02 Desember 2014

Kandungan Nutrisi Bok Choy, Sawi China


KaBeIn, Bok Choy, Pak Choy, Chinese Cabbage dan masih banyak varian nama lainnya. Untuk memperjelas kami beritahu nama ilmiahnya, yakni Brassica Chinensis. Tumbuhan ini berasal dari China. Kalau di Indonesia kita mungkin akan menyebutnya dengan sawi yang sering berada didalam mangkuk bersama mie ayam. Tapi tentu saja ada perbedaan antara sawi dengan bok choy.

Bok choy memiliki rasa renyah, batang putih dan daun hijau gelap. Bok choy menyediakan jumlah berlimpah dari vitamin A, C, dan K, serta folat dan calcium.

Sebuah studi baru-baru ini mendeteksi 28 polifenol yang berbeda - antioksidan fitokimia- pada sayuran bok choy. Nutris pada bok choi lebih terkonsentrasi di daun, dan beberapa di tangkai. Polifenol yang paling banyak ilmuwan temukan dalam bok choy adalah kaempferol, sebuah molekul yang memiliki kandungan anti-kanker

Brassica Chinensis atau Bok Choi
Bok choy termasuk dalam kategori sayuran, Bok choy mengandung senyawa anti-kanker yang unik. Seperti semua sayuran, senyawa pencegah kanker lebih diproduksi saat bok choy dicincang dan sebelum dimasak.

(Baca Juga: Tanaman Sumber Kalsium untuk Kesehatan Tubuh)

Bok choy adalah salah satu makanan yang paling padat nutrisi di dunia, bok choi juga mengandung banyak kalsium. Kita lebih mudah menyerap kalsium dari bok choy dibandingkan dari produk susu.

Bok choy dapat dimakan mentah dalam salad, smoothies hijau, atau jus sayuran, atau ditumis, sup, atau masakan sayuran lainnya. (sumber:diseaseproof.com)