Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Senin, 17 November 2014

Kurangi Risiko Kanker Payudara Anda Dengan Melakukan 6 Hal Ini


KaBeIn, Tak ada orang didunia ini yang menginginkan dirinya mengidap penyakit, bahkan sakit pilek pun tak bakal ada yang mau, apalagi penyakit mematikan seperti kanker payudara. Kanker yang menjadi momok paling menakutkan bagi setiap wanita.

Kanker payudara bisa juga menyerang pria, tapi presentasinya sangat kecil, kebanyakan wanitalah yang harus merasa kawatir akan kanker jenis ini. Lebih kejam lagi, ternyata kanker payudara bisa juga 'diwariskan'

Simpan dulu rasa kawatir Anda, sekarang mari ketahui segala sesuatu yang dapat mengurangi resiko dari terkena kanker payudara. Dilansir dari Lifehacker India:

1. Cari tahu kepadatan payudara Anda
Salah satu cara terbaru untuk melindungi diri sendiri adalah untuk mengetahui kepadatan payudara Anda. Payudara yang memiliki jaringan lemak berlebih cenderung lebih sulit untuk mendeteksi kanker pada mammogram. Payudara padat cenderung meningkatkan risiko kanker hingga enam kali lebih tinggi. Tanyakan ahli radiologi atau dokter untuk memberitahu kepadatan payudara Anda.

Sayangnya, tidak ada yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan kepadatan payudara Anda jika Anda memiliki kerapatan yang lebih tinggi, tetapi Anda dapat meminta dokter (jika memungkinkan) untuk menambahkan USG atau MRI saat pemeriksaan atau Anda bisa beralih menggunakan mamografi digital, yang lebih mudah melihat kelainan pada jaringan payudara yang padat.

2. Sering Olahraga
Salah satu cara yang efisien untuk menurunkan risiko kanker payudara Anda adalah sering melakukan olahraga. Dengan olahraga akan membantu dalam mengendalikan berat badan. Semakin banyak kandungan lemak dalam tubuh Anda, semakin banyak estrogen yang dikandungnya. Estrogen diketahui dapat merangsang pertumbuhan sel berlebih dan kanker payudara. Selalu berolah raga agar kandungan estrogen menjadi normal. Anda tidak harus melakukan lari maraton setiap hari. Yang dibutuhkan hanyalah olahraga ringan setengah jam setiap hari.

3. Ketahui sejarah kanker keluarga, bahkan Ayah Anda
Telah ditemukan bahwa sekitar 5 sampai 10% dari semua kasus kanker payudara yang turun-temurun, dapat diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Baik dari riwayat ayah maupun riwayat ibu, sama pentingnya.

4. Minimalkan ekspos radiasi selama tes skrining
Mammogram memang penting untuk mendeteksi kanker payudara, radiasi pengion yang digunakan untuk melakukan tes juga telah ditemukan menjadi faktor risiko. Ini karena radiasi pengion dapat menyebabkan mutasi DNA dalam sel. Ini bukan berarti Anda harus menghentikan tes mammogram. Jika Anda mengikuti panduan umum, dosis kecil radiasi tidak akan menjadi masalah. Silahkan konsultasi ke dokter Anda mengenai masalah ini.

5. Dengan menyusui
Telah ditemukan bahwa perempuan memiliki 10% penurunan risiko kematian akibat kanker jika mereka menyusui secara konsisten selama enam bulan pertama.

(Baca Juga: Cara Terhindar dari Flu dan Pilek Saat Musim Hujan)

6. Makan sehat
Mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan seperti wortel, sayuran hijau, dan paprika merah, dapat mengurangi risiko kanker payudara sebesar 19%. Hal ini karena makanan ini mengandung karotenoid, yang telah dikenal memiliki efek positif pada penurunan risiko kanker payudara.

Fitonutrien seperti lycopene yang ditemukan dalam tomat,  dan sulforaphane dalam sayuran, juga dikenal dapat melindungi terhadap kanker payudara.

Dianjurkan untuk makan lima atau lebih porsi sayuran dan buah-buahan setiap hari. Pilihlah biji-bijian daripada konsumsi daging merah dan olahan untuk mengurangi risiko kanker. Batasi atau hilangkan juga kebiasanan konsumsi alkohol.