Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Minggu, 16 November 2014

Apakah Benar Kehujanan Bisa Mengakibatkan Flu dan Demam?


KaBeIn, Banyak orang tua selalu mencegah anaknya untuk hujan-hujanan dengan alasan bisa terkena flu atau demam, dan ketika Anda berada diluar kemudian datang hujan, Anda akan berlari sambil menutup kepala sebisanya agar tidak terkena hujan bukan? Banyak yang menganggap bahwa hujan mendatangkan flu. Benarkah?

Jika memang hujan bisa mengakibatkan demam atau flu, maka setiap enam bulan sekali Anda akan sering terkena penyakit ini seiring datangnya musim hujan, tapi faktanya pada sebagian orang hujan-hujanan tidak memberi efek kesehatan apa-apa.

Menurut laman livestrong.com, sebuah penelitian menyebutkan bahwa menurunnya suhu tubuh menjadi faktor seseorang rentan terkena demam atau flu. Dan seseorang yang tekena hujan bisa mengakibatkan suhu turun saat hingga bisa mengakibatkan demam.

Jadi bukan karena sebab hujan, tapi karena suhu dinginlah yang membuat seseorang kena penyakit demam dan flu.

Lihatlah, tanpa terkena hujan pun kita masih bisa terkena demam dan flu bukan? Ini bisa saja terjadi karena Anda mendapatkan kontak langsung dengan virus atau menghirup udara yang sudah tercemar virus. Pada musim hujan, kemungkinan ini bertambah besar karena Anda akan sering berada diruang tertutup daripada dilapangan. Pada ruang yang tertutup terdapat udara yang tidak segar, pergantian udara pada ruang tertutup sangat sedikit, sehingga ketika ruangan tersebut telah beberapa kali didatangi orang, kemungkinan udara bervirus semakin meningkat. Akibatnya, udara tercemar tersebut bisa menularkan virus pada orang sehat yang berada diruangan tersebut.

(Baca Juga: Manfaat Minyak Kulit Pisang)

Sekarang Anda tahu, ternyata bukan hujan yang membuat anak Anda sakit flu atau demam, melainkan udara dingin.