Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Jumat, 07 November 2014

8 Gangguan Kesehatan yang Sering Terjadi pada Ibu Hamil dan Cara Mengatasinya


KaBeIn, Selamat, kami ucapkan atas kehamilan Anda atau Istri Anda! Mungkin saat ini Anda sedang mengalami rasa senang yang luar biasa atas kehamilan tersebut, sebelum nantinya mendapatkan beberapa gangguan atau keadaan yang membuat tidak nyaman.

Kulit pada wanita hamil akan lebih bersinar dari biasanya, inilah alasan mengapa banyak yang menganggap wanita hamil jauh lebih seksi. Tapi wanita hamil juga akan mengalami banyak sekali perubahan fisik yang membuat keadaan yang sangat tidak nyaman. Sebut saja jerawat, perut terdapat 'benjolan' bayi yang sering dibarengi dengan kembung dan gas, belum lagi saat ngidam. Makan tidak enak dan seabrek keadaan tidak mengenakan lainnya.

Tapi jangan kawatir pada artikel ini juga akan dilengkapi cara mengatasi keadaan tidak enak tersebut. Berikut adalah 10 efek samping yang sering terjadi pada kehamilan serta cara mengatasinya.

1. Morning Sickness & Mual
Morning sickness adalah salah satu gejala yang paling umum dari kehamilan, yang biasanya berlangsung selama trimester pertama pada kebanyakan wanita. Dan repotnya, morning sickness pada ibu hamil berlangsung sepanjang hari, bukan hanya pagi hari saja. Untuk mengurangi rasa mual akibat morning sickness, setelah Anda bangun, tinggal-lah di tempat tidur selama sekitar setengah jam. Hindari bergegas dari dari tempat tidur untuk berangkat sikat gigi. Sebaliknya, berbaringlah di tempat tidur dan mengunyah buah atau biskuit. Hindari ngemil dengan makanan berminyak, yang akan  memicu rasa mual. Anda juga dapat terbantu dengan mengkonsumsi suplemen vitamin.


1. Mulas & Rasa Kecut
Mulas dan keasaman adalah efek samping kehamilan yang sering terjadi. Anda dapat menyingkirkannya dengan minum segelas susu sebelum Anda tidur. Tiidurlah dalam posisi disangga atau dengan makan makan malam lebih awal. Sebuah antasida ringan dengan resep dokter kandungan juga dapat membantu.

2. Sembelit
Kehamilan akan meningkatkan hormon progesteron yang menyebabkan metabolisme melambat. Hal ini menyebabkan banyak wanita hamil yang mengalami sembelit. Untuk membantu melawan sembelit, masukkan makanan berserat seperti sayuran, gandum, dan buah ke dalam menu diet Anda.

3. Kaki bengkak
Kelebihan berat badan menyebabkan rasa sakit pada kaki hingga membengkak. Ini biasanya terjadi selama bulan kelima usia kehamilan. Untuk meringkankan rasa sakit pada kaki bengkak, cobalah masukkan protein dalam diet Anda, seperti ikan, ayam dan sayuran hijau. Juga kurangi asupan garam Anda, yang mungkin berkontribusi terhadap pembengkakan. Pijat kaki dengan santai, ini akan meringkan rasa sakit tersebut. Ingat, kaki bengkak pada ibu hamil adalah normal, asal jangan tangan atau wajah Anda yang bengkak. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter jika wajah  atau tangan Anda bengkak, terutama jika disertai dengan tekanan darah tinggi.

4. Sering buang air kecil
Apakah kandung kemih Anda merasa seperti akan meledak setiap setengah jam? Sering buang air kecil saat kehamilan terjadi karena rahim Anda cenderung membesar dan menjadi berat selama fase ini. Untuk mengurangi dari bolak-balik ke kamar mandi, Kurangi asupan minuman seperti teh dan kopi, minuman ini memiliki efek diuretik ringan yang membuat Anda sering kencing. Ketika Anda kencing, bersandar ke depan (condongkan badan kedepan) sehingga Anda dapat mengosongkan kandung kemih Anda seluruhnya.

5. Kembung & Gas
Ini bisa menjadi masalah yang memalukan, terutama karena sebagian besar ibu hamil tidak dapat mengontrol keluarnya gas (kentut) mereka. Hal ini biasanya terjadi ketika tubuh Anda tidak cocok dengan zat besi tertentu atau suplemen kalsium yang diresepkan oleh dokter kehamilan Anda. Mintalah dokter Anda untuk mengubah dosis atau suplemen Anda.

(Baca Juga: Makanan Ajaib Penurun Tekanan Darah Tinggi)

6. Infeksi daerah kewanitaan
Infeksi pada Miss V cukup umum selama kehamilan. Anda dapat memperlakukannya dengan selalu membersihkan  Miss V Anda. Ingat, pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati, jadi pastikan untuk menjaganya tetap bersih.

7. Perubahan mood
Mood pada ibu hamil juga bisa spontan berganti, dari tadinya periang menjadi menjadi galak seketika.. Ini berbeda dengan perubahan mood selama PMS. Progesteron yang mempengaruhi mood saat hamil akan terjadi secara konstan dan dalam level tinggi. Berolahraga dan rutin konsumsi vitamin B dapat membantu menenangkan mood. Anda juga bisa menyeduh secangkir teh peppermint untuk menenangkan perut dan suasana hati Anda.

8. Insomnia
Sekitar 78% wanita mengalami susah tidur selama kehamilan mereka. Ini disebabkan karena kekurangan zat besi, kekhawatiran tentang kelahiran yang akan datang atau rasa tidak nyaman. Bangun pada waktu yang sama setiap malam menunjukkan kekurangan zat besi. Olahraga teratur pada siang hari akan membantu untuk melelahkan kita di malam hari dan membuat Anda jatuh tertidur lebih cepat