Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Sabtu, 22 November 2014

7000 Patung Tentara Terracotta Ternyata Unik!


KaBeIn, Tentara terracotta ditemukan 40 tahun lalu oleh seorang pria penggali sumur di pedesaan di China, penemuan ini menjadi salah satu penemuan arkeologi terbesar sepanjang masa. Kini setelah empat dekade, para ilmuwan telah menemukan hal baru yang mengejutkan, bahwa semua patung tentara terracota mewakili setiap individu, alias unik, tidak ada yang sama satu sama lain.

Terdiri dari sekitar 7.000 tentara dan termasuk kuda, busur dan panah dan pedang perunggu, yang semuanya sangat rumit. Tentara ini telah terkubur selama 2.000 tahun bersama makam kaisar pertama China, Qin Shi Huang.

Untuk menjelajah semua tentara ini satu persatu sangat tidak mungkin, dan memang dilarang oleh pihak China. Para tentara yang berdiri sangat berdekatan tidak mungkin bisa diteliti tanpa menimbulkan kerusakan satu sama lain.

Tentara Terracotta (image: gety images)
Tetapi dengan menggunakan teknologi pencitraan 3D terbaru, tim arkeolog dari University College London (UCL) dan dari Emperor Qin Shi Huang's Mausoleum Site Museum di Lintong, Cina, telah mampu mengambil gambar detil para tentara untuk kemudian di teliti.

Menurut laporan National Geographic, tim mampu secara akurat memetakan sampel telinga dari 30 tentara dari jarak yang aman dan kemudian mempelajari geometri mereka kembali di laboratorium.

Andrew Bevan dari UCL menjelaskan bahwa telinga manusia sangat berbeda mereka dapat "seefektif sidik jari". Jika tentara benar-benar mewakili orang yang nyata, telinga mereka tentu juga unik.

Dan benar saja, penelitian tersebut mengambil kesimpulan bahwa setiap tentara terracotta unik, meski mereka baru mengambil sedikit sampel.

Arkeolog Marcos Martinon-Torres mengatakan kepada National Geographic: "Berdasarkan sampel awal ini, tentara terakota tampak seperti serangkaian potret pejuang nyata."

Studi ini akan dipublikasikan ketika mereka membuktikan sampel yang lebih luas untuk mengkonfirmasi temuan. (sumber:independent.co.uk)