Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Jumat, 24 Oktober 2014

Talenta Muda Ambon, Penguasa Puluhan Bahasa, Gayatri Wailissa Meninggal Setelah Mengalami Perdarahan Otak


KaBeIn, Gayatri Wailissa, seorang remaja dari Ambon yang 'go international' karena bakatnya dalam menguasai puluhan bahasa asing, telah meninggal dunia di Rumah Sakit Waluyo Abdi, Jakarta, Kamis (23 Oktober 2014). Gayatri sebelumnya telah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit.

Talenta Muda Ambon, Gayatri Wailissa Meninggal Setelah Mengalami Perdarahan Otak
Gayatri Wailissa (photo: twitter)
Menurut dokter, Gayatri (17 tahun) didiagnosa menderita cerebral atau perdarahan otak. Orangtuanya, Dedy Darwis Wailissa berada di Ambon saat dihubungi media lokal untuk mengkonfirmasi keadaan Gayatri ini.

"Menurut Dokter Agus, yang menangani Gayatri, putri saya meninggal dunia karena pecahnya  pembuluh darah di otak. Sebelum kematiannya, dia dirawat selama empat hari, "kata Dedy seperti dikutip Kompas.com.

Dedy menambahkan bahwa sebelum dibawa ke RS Abdi Waluyo, Gayatri mengeluh sakit kepala yang dideritanya setelah kegiatan olahraga dengan teman-temannya di Taman Suropati. Kemudian dia dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Jenazah Gayatri yang akan diterbangkan ke Ambon, di mana dia akan dimakamkan pada Jumat, 24 Oktober 2014. Meskipun merasa sangat kehilangan, Deddy  mengaku menerima cobaan ini.

"Besok (Jumat, 24/10), putriku akan tetap dibawa pulang ke Ambon untuk dimakamkan," kata Dedy.

Gayatri Wailissa telah mewakili Indonesia dalam ASEAN level Convention on the Right of the Child (CRC) di Thailand. Dalam forum tersebut, dia dipercaya menjadi penerjemah. Keahliannya dalam menguasai beberapa bahasa membuatnya disebut sebagai "Dokter Kecil" dari Indonesia.

Gayatri Wailissa menguasai puluhan bahasa, termasuk Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Korea, Jepang, India, Rusia, Thailand, dan Tagalog.

Sungguh sebuah kehilangan yang luar biasa bagi kita semua. Selamat jalan Gayatri, semoga damai disisi-Nya. Dan semoga Indonesia akan mempunyai Gayatri-Gayatri yang lain yang mengharumkan bangsa ini.