Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Senin, 27 Oktober 2014

Permohonan Seorang Ibu Agar Hidup Anaknya "Diakhiri" Dikabulkan Pengadilan, Anaknya pun Mati


KaBeIn, Terkadang didalam kehidupan kita mendapati pilihan yang sangat sulit, seperti yang dilakukan oleh seorang ibu bernama Charlotte Fitzmaurice ini. Sebagai seorang ibu tentu dia juga ingin membahagiakan putrinya, memberikan segala yang terbaik bagi dirinya. Tapi derita yang dialami sang anak, membuatnya memilih untuk mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk mengakhiri hidup anaknya.

Photo source: Metro.co.uk
Mungkin Anda akan menjudge ibu ini sebagai seorang ibu kejam, tapi sulit juga bagaimana ketika berada dalam posisinya.

Charlotte mempunyai putri yang bernama Nancy, anak ini lahir dengan banyak sekali kelainan. Nancy buta, menderita septicemia, hydrocepalus dan meningitis yang membuatnya tak bisa berbicara, makan, minum dan berjalan.

(Baca Juga: Jupe Ternyata Mengidap Penyakit Kanker Serviks)

Kehidupan Nancy sangatlah menderita, dia hanya terbaring dan bergantung pada cairan yang diberikan oleh pihak rumah sakit London, setelah 12 tahun menjalani perawatan Nancy tidak mempunyai lagi semangat untuk hidup.

Charlotte-pun membuat permohonan kepada pengadilan agar hidup Nancy diakhiri, oleh pengadilan setempat permohonan tersebut dikabulkan, dan cairan yang dibutuhkan Nancy untuk hidup itu tidak lagi diberikan. Anak inipun akhirnya meninggal.

Setelah cairan yang dibutuhkan dirinya dicabut, Nancy pun meninggal (photo source: Metro.co.uk
Nancy tutup usia pada 21 Agustus 2014, meninggalkan kesedihan pada ibunya , sang ibu terus diliputi rasa bersalah karena harus mengambil keputusan yang sangat berat. Merelakan anaknya sendiri untuk mati.

Benar atau tidaknya keputusan dari ibu ini, silahkan Anda tentukan sendiri.