Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Senin, 22 September 2014

Hiii, Ngeri. Ini 5 Bahan yang Digunakan Wanita Zaman Dahulu untuk Make-up


KaBeIn, Wanita ingin tampil cantik tentu bukan dimulai dari zaman modern, dari zaman dahulu wanita juga menggunakan make-up ager telihat cantik. Tapi tentunya bahan yang digunakan juga tidak sama dengan sekarang.

Wanita zaman dahulu menggunakan kosmetik dengan bahan dasar aneh (photo: thinkstock)
Bahan-bahan yang digunakan pada orang zaman dahulu untuk merias wajah cenderung aneh, bahkan ada yang menjijikan. Apa sajakah? Berikut ini 5 bahan tidak biasa untuk make-up yang digunakan oleh wanita zaman dahulu seperti terdapat dalam laman Allwomenstalk.com:

1. Make-up dengan timah
Salah satu bahan aneh yang digunakan wanita zaman dahulu adalah timah. Mereka menggunakannya pada wajah untuk mendapat kulit cerah. Pada zaman dahulu wanita berkulit gelap dianggap tidak berkelas, dan mereka menganggap timah menjadi solusi untuk mencerahkan wajah. Padahal timah sudah jelas merupakan bahan logam yang bisa merusak kulit dan mengganggu kesehatan.

2. Make-up dengan arsenik
Wanita zaman dulu menggunakan bahan arsenik untuk membuat kulit lebih pucat putih. Padahal arsenik adalah bahan paling beracun dan peredarannya pun sangat diawasi. Mungkin pada zaman dahulu mereka belum mengetahui kandungan racun dalam arsenik ini sehingga menjadikannya sebagai kosmetik.
Beruntunglah wanita zaman sekarang, kosmetik yang dipasaran jauh lebih aman daripada zaman dahulu.

3. Daging gajih
Gajih atau lemak daging digunakan wanita zaman dahulu untuk kosmetik, mereka mengoleskannya langsung pada wajah! Sangat menjijikan.
Tapi siapa tahu kosmetik jaman sekarang juga banyak mengandung lemak daging? Siapa tahu bukan?

4. Kosmetik dari darah
Mewarnai kuku ternyata sudah ada sejak zaman Romawi. Bedanya pada zaman itu wanita mewarnai kuku dengan darah! Hii, ngeri. Tentunya mereka tidak mempunya banyak variasi warna dibandingkan dengan cat kuku pada zaman sekarang.

5. Jelaga
Wanita zaman dahulu menggunakan arang jelaga yang dicampur dengan sebuah mineral untuk merias mata. Yah, namanya juga zaman dahulu, kecanggihan tentunya datang bertahap.