Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Jumat, 26 September 2014

8 Efek Samping Susu Kelapa yang Harus Anda Ketahui


KaBeIn, Dengan kaya akan rasa, serta teksturnya yang lembut, santan dianggap sebagai pengganti yang sehat berbagai produk susu. Ini merupakan pilihan yang tepat bagi mereka yang sedang diet Paleo. Santan memiliki nilai gizi yang tinggi dan mempunyai rasa tropis yang khas. Santan juga sarat dengan mineral dan vitamin termasuk beberapa anti oksidan dan senyawa besi.

Karena kelapa biasanya tumbuh tanpa pupuk buatan, tentu saja susu kelapa merupakan minuman kesehatan organik. Dan sekarang santan juga masuk dalam daftar Superfood.

Konsumsi berlebihan susu kelapa dapat berakibat buruk bagi kesehatan
Namun seiring dengan manfaatnya, santan juga ternyata mengandung beberapa efek samping. Berikut adalah beberapa efek samping dari susu kelapa / susu santan yang tidak banyak diketahui orang, seperti dilansir dilaman Stylecraze

1. Mengandung lemak jenuh yang melimpah
Ini adalah efek samping yang paling mengkhawatirkan dari santan. Lemak ini dapat menyebabkan kolesterol tinggi dalam tubuh Anda. Satu cangkir santan mengandung sekitar 40 gram lemak, dengan demikian, meningkatkan tingkat lipoprotein yang merugikan kesehatan dalam jangka panjang.

2. Bisa menyebabkan alergi
Jika Anda alergi terhadap kacang pohon, maka minuman ini tidak untuk Anda. Santan diakui sebagai kacang pohon. Dan dalam beberapa kasus, telah ditemukan bahwa orang yang alergi terhadap kacang pohon bereaksi buruk ketika minum susu dari buah ini. Alergi ini dapat mengancam kehidupan serta dapat menyebabkan kasus yang lebih ekstrim.

3. Meningkatkan berat badan
Dengan lemak jenuh yang tinggi dan kandungan kalori-nya, susu kelapa dapat menyebabkan penambahan berat badan.

4. Dapat meninkatkan kolesterol
Orang dengan risiko kolesterol tinggi dan penyakit kardiovaskular harus menahan diri dari terlalu banyak susu santan. Bahkan, susu santan tanpa pemanis pun memiliki kandungan lemak tinggi dan mempunyai resiko yang lebih besar mengalami masalah jantung termasuk stroke. Tapi Anda tidak perlu meninggalkan susu ini, cukup batasi asupan atau pilih porsi yang lebih kecil!

5. Bisa menjadi penyebab sembelit
Karena serat makanan yang tinggi, santan dapat menyebabkan masalah pencernaan pada beberapa orang. Biasanya santan tawar membawa 14-18% dari asupan serat harian diet kita. Peningkatan mendadak ini dapat menyebabkan diare atau gas, jika tubuh Anda tidak terbiasa dengan banyak serat.
(Baca juga: Efek Negatif Susu Kedelai bagi Kesehatan)

6. Tinggi gula
Bahkan jika Anda mengonsumsi susu kelapa tanpa pemanis, Anda berada pada risiko menyerap jumlah gula yang tinggi. Dalam satu ons kelapa tanpa pemanis memiliki 2,1 gram gula, sedangkan kelapa dengan pemanis mempunyai 10,4 gram gula. Baik keduanya, jika dikonsumsi berlebihan dapat menyebabkan kegemukan. Jadi, waspadalah!

7. Tinggi klori
Dalam satu cangkir santan murni, Anda dapat menemukan 550 kalori. Hal ini hampir sepertiga dari kalori yang Anda butuhkan per hari. Jadi, termasuk santan dalam makanan sehari-hari mungkin memiliki efek negatif pada kesehatan Anda.

8. Bisa saja mengandung Bisphenol - A (BPA)
Senyawa BPA ini biasanya digunakan dalam pembuatan kaleng untuk kemasannya. Jadi hindari menggunakan santan kaleng. Susu santan kaleng bisa saja terkontaminasi pada senyawa ini.

Demikian beberapa efek samping yang berhubungan dengan santan. Tetapi biasanya, efek tersebut hanya muncul ketika mengkonsumsi santan secara belebihan. Jadi konsumsilah santan secukupnya agar tetap dapat memperoleh manfaat lengkap dari susu kelapa.