Pusat Arsip Informasi KANTOR BERITA INDONESIA

Jumat, 26 September 2014

10 Efek Samping Susu Kedelai yang Tidak Banyak Diketahui


KaBeIn, Susu kedelai dikenal sebagai alternatif susu karena mengandung berbagai manfaat kesehatan. Telah terbukti dapat mencegah penyakit jantung dan membantu dalam mengurangi gejala menopause juga. Namun, sejumlah studi telah menunjukkan bahwa penggunaan luas susu kedelai dapat lebih berbahaya daripada manfaatnya! Wah, kok bisa?

10 Efek Samping Susu Kedelai yang Tidak Banyak Diketahui
Berpikirlan dua kali untuk menjadikan susu kedelai menu diet harian Anda!
Seperti dilansir laman Stylecraze, berikut ini penjelasan efek samping dari susu kedelai:

1. Mempengaruhi hormon testosteron pada pria
Susu kedelai memiliki isoflayones fitokimia, senyawa yang sama yang mempengaruhi tingkat estrogen dalam tubuh wanita. Pada laki-laki, senyawa ini mempengaruhi tingkat testosteron, yakni menurunnya testosteron secara drastis. Penurunan kadar testosteron menyebabkan gairah seks pada pria menurun, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan reproduksi mereka.

2. Meningkatkan kadar estrogen
Susu kedelai banyak digunakan untuk mengurangi gejala menopause pada wanita, akibatnya produksi estrogen akan sangat meningkat sehingga mempengaruhi produksi estrogen secara normal pada tubuh. Sehingga bila ini terjadi, dapat menyebabkan peningkatan risiko kanker payudara dan kanker rahim sebelum wanita mencapai menopause.

3. Memicu berbagai masalah pencernaan
Penelitian telah menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai dapat memblokir produksi enzim yang dibutuhkan tubuh untuk melakukan pencernaan dengan baik. Susu kedelai memang kaya akan protein, tapi juga mengandung zat yang menghambat pencernaan protein. Hal ini dapat menyebabkan masalah seperti kembung, sembelit dan gangguan pencernaan.

4. Mempengaruhi penyerapan zat besi
Menurut penelitian, konsumsi susu kedelai dapat mempengaruhi penyerapan zat besi dalam tubuh manusia. Kurangnya mineral seperti zat besi dalam tubuh dapat menyebabkan kelelahan, detak jantung meningkat, napas berat dan bahkan anemia.
(Baca juga: Manfaat Penting Susu Kolostrum)

5. Masalah sinus
Protein tercerna dalam tubuh, cenderung terurai menjadi lapisan lendir-seperti pada usus dan akhirnya membuat proses pencernaan lebih lambat. Hal ini juga dapat mempengaruhi kerja dari sistem pernapasan seperti lendir cenderung menutupi saluran pernapasan juga. Jika situasi ini terus bertahan selama waktu yang lama, dapat menyebabkan masalah seperti sinus, asma, pilek dan sindrom iritasi usus besar.

6. Mempengaruhi dalam penyerapan seng dan kalsium
Susu kedelai mengandung asam fitat, yang dapat mencegah penyerapan mineral penting, seperti magnesium, kalsium, besi dan zinc dalam tubuh. Kurangnya mineral ini dapat menyebabkan masalah serius dengan berlalunya waktu.

7. Mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid
Konsumsi susu kedelai juga dapat mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid karena mengandung isoflayones yang dapat menguras kadar yodium dalam tubuh. Kurangnya yodium mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid. Hal ini dapat menyebabkan kondisi, seperti hypothyroidism. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap memeriksa tingkat tiroid dalam tubuh setelah Anda mulai mengkonsumsi susu kedelai secara teratur.

8. Efek pada bayi
Banyak orang memberi makan bayi mereka dengan susu kedelai atau susu formula berbasis kedelai; Namun, hal itu dapat memiliki efek buruk pada kesehatan bayi. Penelitian telah menunjukkan bahwa makan susu ini bagi bayi perempuan dapat menyebabkan jaringan payudara lebih cepat tumbuh pada usia dua tahun. Sehingga bayi perempuan tersebut dapat mencapai pubertas pada usia lebih dini dan mempunyai siklus menstruasi lebih lama dan menyakitkan daripada mereka yang mengkonsumsi susu biasa atau susu formula.

9. Efek pada organ hati
Susu kedelai sebagian besar dianjurkan untuk orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena kedelai dapat menurunkan kolesterol LDL. Namun, ada silang pendapat apakah susu kedelai benar-benar afektif dalam mengurangi risiko penyakit jantung atau tidak. Banyak pengguna susu kedelai mengatakan kalau mengkonsumsinya dapat menurunkan kadar kolesterol, tapi ada beberapa orang lain yang tidak mendapatkan keuntungan sama sekali dari mengkonsumsi susu kedelai.

10. Masalah neurologis pada anak
Kedelai memiliki mangan dengan jumlah tinggi, yang dapat meningkatkan risiko masalah ADHD dan neurologis pada anak-anak. Juga, bayi-bayi yang diberi susu formula berbasis kedelai berada pada risiko yang lebih tinggi mempunyai kesehatan buruk karena tingginya jumlah aluminium pada susu kedelai

Jika Anda berencana untuk menambahkan susu kedelai dalam diet Anda, berpikirlah dua kali, cari informasi sebanyak-banyaknya, dan jangan lupa untuk konsultasi dengan dokter Anda!
(Kredit: Stylecraze.com)